Selasa, 03 Juni 2014

RATU BOKO



RATU BOKO



SEKILAS RATU BOKO

Ratu Boko merupakan situs arkeologi berupa Keraton Kerajaan Mataram Kuno dari abad ke – 8, cikal bakal pendiri Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Situs ini terletak 2 km arah selatan Candi Prambanan, 18 km arah timur kota Yogyakarta dan terletak diatas bukit yang merupakan kelanjutan pegunungan seribu seluas + 250.000 m2 dengan ketinggian + 195.97 m.
Sumber prasasti yang dikeluarkan oleh Rakai Panangkaran tahun 746 – 784 M, kawasan Situs Ratu Boko disebut Abhayagiri Wihara. Abhaya berarti tidak ada bahaya, giri berarti bukit, Wihara berarti asrama. Dengan demikian Abhayagiri Wihara berarti asrama para Bhiksu yang terletak di atas bukit penuh kedamaian.
Tahun 1790 Van Boeckholtz menemukan adanya reruntuhan kepurbakalaan di atas bukit Ratu Boko. Seratus tahun kemudian FDK Bosch mengadakan penelitian yang diberi judul Keraton Van Ratoe Boko, maka situs kepurbakalaan yang ada di bukit Ratu Boko dikenal dengan nama Keraton Ratu Boko.
Nama Keraton berasal dari kata Ka – Da – Tu – An yang artinya tempat istana raja, Ratu berarti raja, Boko berarti Bangau. Pengertian ini kemudian menimbulkan pertanyaan, siapa yang disebut raja bangau itu, apakah nama seorang penguasa atau nama burung yang sering hinggap di kawasan perbukitan Ratu Boko


Kraton Ratu Boko

Gapura

Candi Pembakaran


Kolam Pemandian Kuno

Pendopo

Gua Pertapaan


Menawarkan pengalaman petualangan yang menakjubkan dimana Anda akan serasa berada di abad ke – 8 di Keraton Kuno Ratu Boko yang mistis di pagi hari



Nikmati suguhan hidangan menu Internasional dan menu Indonesia dari Ratu Boko Resto. Dari resto dapat melihat panorama pemandangan candi Prambanan dan Gunung Merapi yang mempesona.

Outdoor

MICE

Meeting

Incentive


Gathering

Event
Wedding

Party


Nikmati sore hari saat matahari terbenam di Ratu Boko yang menghadirkan suasana romantic dan berkesan

Saksikan panorama pemandangan gunung merapi yang mengagumkan dan segarnya hijau persawahan dari bukit Ratu Boko